• Like saya di Facebook

  • myChat


    Untuk melakukan chat, masukkan nama, email/url (opsional), dan pesan anda, kemudian klik Go!

iamleogent.com

Yes… I am Leogent

A-T-T-I-T-U-D-E Bangsa Kita

Ada yang pernah membaca dan belajar The Seven Habits of Highly Effective People ?

Di buku itu, ada semacam pemberian nilai terhadap huruf alfabet berdasarkan urutannya.

A – B – C – D – E – F – G – H – I – J – K – L – M – N – O – P – Q – R – S – T – U – V – W – X – Y – Z

1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9 -10 -11 -12 -13 – 14 -15 -16 -17 -18 -19 – 20 – 21- 22 – 23 – 24 – 25 – 26

Bahasa Inggris (dipercaya oleh orang Amerika ) Kalau kita bekerja dengan modal angka tersebut dibawah, maka hasilnya adalah… Selengkapnya…

Share on Facebook
18 August 2010 at 12:08 - Comments

Smile 4 a while…

I got this forwarded to my email…

It is entitled : “Cases of fathers”. It is in English, jadi kalau ngga kngerti,  use Google Translate :)

Thoughts from Man’s heart Thought 1

When we are born, our mothers get the compliments and the flowers.
When we are married, our brides get the presents and the publicity.
When we die, our widows get the life insurance.
What do women want to be liberated from?

Thought 2

The average man’s life consists of:
Twenty years of having his mother ask him where he is going,
Forty years of having his wife ask the same question;
And at the end, the mourners wondering too where he is going.

Thought 3

Everyone in the wedding ceremony was watching the radiant bride as her father escorted her down the aisle to give away to the groom. They reached the altar and the waiting groom;  the bride kissed her father and placed something in his hand. Everyone in the room was wondering what was given to the father by the bride.

The father could feel the suspense in the air and all eyes were on him to divulge the secret and say something. So he announced :

‘Ladies and Gentlemen.  Today is the luckiest day of my life …’   Then he raised his hands with what his daughter gave him and continued,  ‘My daughter finally,  finally returned my Credit Card to me.’

The whole audience including the priest started laughing . . . . .   But not the poor Groom ! ! !

Thought 4

A Man was walking down a street when he heard a voice from behind,  ‘If you take one more step, a brick will fall down on your head and kill you.’

The man stopped and a big brick fell right in front of him. The man was astonished.  He went on, and after a while he was going to cross the road. Once again the voice shouted,  ‘Stop !  Stand still !  If you take one more step a car will run over you, and you will die.’

The man did as he was instructed,  just as a car came careening around the corner, barely missing him.  The man asked. ‘Who are you?’

‘I am your guardian angel,’ the voice answered.

‘Oh, yeah?’  the man said  ‘And where the hell were you when I got married?

Share on Facebook
30 July 2010 at 20:59 - Comments

Google Pacman

Ada yang ingat dengan game Pac Man? Ya, game yang permainannya kita harus mempertahankan PacMan tetap hidup dan memakan item sebanyak-banyaknya, dan menghindar dari musuhnya yang berupa hantu dengan warna-warna berbeda. Permainan yang tergolong jenis game arcade ini genap sudah berusia 30 tahun (1980-2010). Namco, perusahaan pembuat game ini merayakan ulang tahun PacMan dengan mengadakan pesta di Los Angeles, dan menyediakan game Pac-Man Championship edition untuk iPad dan iPhone.

Pada tahun 2005, The Guinness Book of World Records menobatkan PAC-MAN sebagai “most successful coin-operated game” sepanjang sejarah. Dan baru-baru ini dalam survey Guinness Book of World Records Gamer Edition , 94% warga Amerika mengenal PacMan, sehingga menjadikan PacMan “most recognizable videogame character”, disusul oleh Super Mario.

Namun yang membuat unik adalah, Google ikut merayakan ulang tahun tersebut dengan cara yang lain dari biasanya. Lazimnya, bila ada suatu perayaan atau peringatan momen yang terkenal, Google akan mengganti logonya dengan doodles yang sesuai. Namun kali ini Google langsung menyediakan game PacMan di halaman depannya lengkap dengan suara, dan langsung bisa kita mainkan dengan menggunakan tombol panah di keyboard!

Game PacMan di Google

30 tahun PacMan

Try it out! (Ingat untuk meng-klik  “Masukkan Koin” :)

Share on Facebook
21 May 2010 at 17:05 - Comments

[R]evolusi kebijakan informasi pribadi di Facebook, 2005 – sekarang

Facebook memang benar-benar fenomenal. Jejaring sosial ini telah sukses menuai prestasi, pujian, dan kontroversi. Tidak berlebihan kalau saya bilang, banyak orang yang lebih menguasai Facebook daripada Microsoft Word. Bahkan menurut pengamatan saya pribadi, Facebook menjadi magnet terkuat yang menarik orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat untuk bersentuhan dengan teknologi internet. Betapa tidak? Dari anak kecil, siswa/i SD, SMP, SMA, Mahasiswa/i, guru, tukang martabak, inang-inang parrengge-rengge, politisi, pengangguran, kita sendiri [???], sanak saudara,dari keponakan, sepupu, abang, kakak, adik (kandung maupun adik ketemu gede), tulang, amangboru, bapa, oma, hingga Obama… SEMUA punya Facebook.

Berbicara mengenai Facebook sebagai jejaring sosial, tidak terlepas dari satu masalah yang terus memicu perdebatan, yaitu PRIVACY. Dan sepanjang perjalanannya, Facebook GAGAL mengelola [menjaga] privacy atas informasi pribadi jutaan penggunanya.

Baca selengkapnya…

Share on Facebook
12 May 2010 at 20:42 - Comments
indri
keren my broo... w harap bgt tulisan lo bisa di baca sm yang lain, coz facebook sekarang bukan cuma ...
16 May 10 at 15:16
leo
@Indri : Thanks... Rencanaku mau buat satu kategori untuk itu :lol:
16 May 10 at 15:57

Facebook dan NING : From Free to Paid

Have you ever heard about NING?
Bingo!!!, it’s a website that enables us to build OUR OWN NETWORK.

Facebook mungkin bisa mengijinkan kita membuat sekadar grup, namun NING mengijinkan kita membuat NETWORK sendiri, yang fasilitasnya tidak kalah dari Facebook. Ada fitur untuk membuat grup, blog, polling, chatting, diskusi, dan lain sebagainya. Dan semua itu GRATIS. Pertama kali saya berniat membuat jaringan di NING setelah mengetahui bahwa jaringan di OSUM SUN  (Open Source University Meetup) ternyata menggunakan NING identification!

Saya sendiri telah membuat jaringan untuk almamater saya di sana. Dan sudah berjalan baik hingga saat ini. Sampai saat saya menerima email pemberitahuan dari pihak NING, bahwa per Juli 2010, NING akan memberlakukan tarif untuk layanannya. Hal ini tentu membuat saya kaget. Terlebih setelah melihat harga yang dipatok di  sini

NING akan membagi layanannya menjadi 3 kategori, yaitu :

Kategori layanan berbayar NING

Kategori layanan berbayar NING (click to enlarge)

Layanan yang selama ini gratis fiturnya sama dengan NING Plus. yang artinya saya harus membayar $199.95 atau setara Rp. 2 juta per tahun. Harga yang sangat mahal menurut saya.

Dan setelah saya adakan polling kepada semua member jaringan yang saya buat tersebut, dengan pilihan melanjutkan”penyewaan” layanan atau menghentikannya untuk total di Facebook saja (saya juga mendirikan grup untuk layanan ini di FB), hasilnya : hampir semua member sepakat untuk menghentikan.

Saya teringat dengan adanya kabar (isu) baru-baru ini bahwa layanan Facebook juga akan memberlakukan tarif untuk anggotanya. Dan segera, bermunculan banyak petisi yang memprotes kebijakan tersebut. Sekian lama, sekitar 350 juta pengguna sudah sangat dimanjakan, bahkan “dininabobokan” oleh berbagai fitur yang disediakan. Ya benar. Kita memang puas, bahkan hingga ketagihan dengan layanan tersebut. Tapi  kalau “berbayar”? Wait Mr. Zuckerberg… , I must think it seven times…

Mack Zuckerberg sangat mengetahui hal ini. Sejauh ini dia tidak berniat untuk membuat  Facebook berbayar. Seperti layanan sejenis, Facebook masih mengandalkan iklan (ads) sebagai sumber pendapatan. Namun hingga 5 tahun setelah berdiri, Facebook belum mendapatkan laba yang signifikan. Bahkan pada awal 2009, Mack masih berkata “Facebook akan menghasilkan cash flow positive sometime in 2010:)

Faktanya hingga saat ini, Facebook masih gratis, dan masih bisa mengalahkan anggapan “harga berbanding lurus dengan kualitas”.

How about NING?

NING sendiri akhirnya menyerah pada hukum “harga berbanding lurus dengan kualitas” tersebut. Seperti saya kutip dari announcementnya :

“Our shift to a paid service model will enable us to focus to a greater degree on enhancing the features, performance and services we offer to our paying Network Creator”

Ning dengan lugas mengakui hal tersebut. Mereka akan meningkatkan layanan, namun mereka ingin “dibayar” atas layanan tersebut. Saya yakin, banyak penggunanya akan menyerah pasrah. Saya sendiri, tidak menganggap tarif tersebut worth it. Alasanny : kan ada Facebook. Kalau ada yang gratis, ngapain bayar?

Now, bagaimana jika suatu saat Facebook berbayar? Wah, saya yakin masyarakat [khususnya Indonesia] yang bermental gratis pasti akan meninggalkannya. Selain Facebook, PASTI akan muncul layanan lain yang memanfaatkan fenomena tersebut, dan mencoba untuk tetap “GRATIS”.  Kalau layanan “FREE” tersebut juga berubah menjadi “PAID”? Yah… kita tunggu lagi layanan gratis yang baru…

As my lecturer said : “Web 2.0 will hardly produce PROFIT”.

Share on Facebook
6 May 2010 at 21:09 - Comments
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.